CUKUP SHALAT SEBAGAI REHAT


oleh: M. Ahda Alfityan

Kalau kita memperhatikan kandungan isi al Quran, akan didapatkan prosentase yang sangat mengagumkan. Perintah shalat, puasa dan ibadah mahda yang sifatnya ritual lainnya, hanya sepertiga bagian ayat saja,sementara dua pertiga bagiannya berupa aturan dalam kehidupan,baik menyangkut muamalah,jinayah berupa hukum dan sanksi,aturan sosial masyarakat dan negara yang dinamakan siyasah(politik).

Hal ini menegaskan bahwa Islam berbeda dengan agama samawi lainnya seperti nasrani dan yahudi. Kedua agama tersebut hanya menekankan aspek ruhani, menyangkut akidah dan ibadah, tidak mengatur urusan muamalah, apalagi siyasah. Sehingga jika ada anggapan semua agama sama adalah hal yang keliru. Islam bukan sekedar urusan spiritual,melainkan sebagai sebuah mabda, yaitu ideologi yang darinya terpancar segala aturan sebagai solusi atas segala aneka problematika umat dalam segala sendi kehidupan.

Rasulullah SAW bukan sekedar penyampai risalah yang hanya khusyu dalam ibadah ritual, melainkan pula pemimpin umat yang mengurusi segala urusan umat. Keshalihan ritual hanyalah bagian kecil dari nilai keshalihan sosial multi dimensial. Karena itu sesungguhnya shalat itu sekedar rehat bagi orang beriman,hal terberat adalah nenerapkan aturan Islam di luar shalat. Shalatnya Rasulullah itu sampai bengkak bengkak, karena hampir seluruh waktunya tidak ada celah untuk maksiat sekalipun yang ringan. Sementara kita melakukan shalat saja terasa berat,karena terbiasa bermaksiat dengan ringannya di luar shalat.

Untuk sahabat saat pikiran kita mulai penat, langkah kaki sulit karena banyak yang tersendat, berhentilah sesaat sekedar rehat dalam shalat. Karena kita harus tetap melanjutkan perjalanan, jalan dakwah ini sudah menjadi pilihan.Jangan hiraukan segala ancaman, suatu saat mereka tahu semua jawaban.

*untuk kawan yang tak pernah lelah berjuang di jalan Allah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

www.000webhost.com